Andrianto Gultom : Pelayanan Di RSUD Anuntaloko Harus Lebih Baik Dari Dukun

oleh -216 views
Andrianto Gultom : Ketua Ketua Garda Rajawali Perindo (GRIND) Sulawesi Tengah,

PARIMO, Pospena.com- Menaggapi sistim pelayanan yang lebih mengutamakan kepenting Rumah Sakit (RS), Ketua Ketua Garda Rajawali Perindo (GRIND) Sulawesi Tengah, Andrianto Gultom angkat bicara, Menolak Ariana Dewi, pasien yang mengalami sakit perut saat dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Anuntaloko Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) seharusnya mendapat pelayanan dari Dokter Muhamad Samil selaku dokter umum.

Andrianto menduga, alasan untuk mengambil rujukan di puskesmas agar mendapat pelayanan khusus oleh dokter yang ada di Poli anak belum tepat, seharusnya sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Dokter Muhamad Samil selaku dokter umum yang bertugas di IGD menuruti permintaan orang tua dari Ariana Dewi demi menjaga kesehatan yang di anggap gawat oleh orang tuanya. https://pospena.com/2019/08/08/tolak-pasien-asal-purwosari-dokter-umum-rsud-anuntaloko-mengaku-tidak-takut-dengan-bupati/

“kalau Dokter Muhamad Samil berada di posisi keluarga, mungkin sama yang akan dia lakukan. Saya pernah mengalami seperti ini, ketika anak saya sakit. Saya langsung bayar tunai, sakitnya hanya diperut tapi namanya kita orangtua, sakit itu bukan HANYA, yah namanya sakit pasti minta dihilangkan rasa sakitnya. Kesandung batu saja maunya minta hilang rasa sakitnya secepat mungkin,”kata dia.

Lanjut dia, Ada pertanyaan, kenapa lebih memilih RS ketimbang puskesmas? Tentu jga pihak keluarga punya alasan, mungkin lebih dekat dengan rumah, atau spekulasi lebih cepat ditangani jika masuk di RS, apalagi orang tuang dari Ariana tidak mengetahui dimana puskesmas kelurahan bantaya.

“Ini harus di evaluasi oleh pihak RS untuk memperbaiki pelayananya. Mengutamakan keselamatan paling penting,  Abaikan dulu prosedur jika memang dalam kondisi darurat Jangan lagi ada kata ‘Hanya’ Sakit perut,”Imbuhnya.

Dia menambahkan, Prosedur BPJS diberlakukan jika pasien menggunakan kartu BPJS, Tapi kalau ingin tunai atau umum harus dilayani, apakah di puskesmas, atau pun di RS. Jangan sampai pelayanan di dukun lebih baik ketimbang RS.

Sementara itu pihak rumah sakit melalui Astar kepala bidang pelayanan Jumat (09/08)  tidak mau memberikan komentar terkait persolalan ini, dia sebagai kepala kabid pelayanan akan mengundang dokter Muhamad Samil.

“Saya tidak bisa jawab, karena secara teknis kedokteran saya harus klarifikasi dulu seperti apa, nanti kan apa keterangan dari dia, saya bisa menyampaikan karena saya baru dengar berita ini,”ucapnya.

TOMMY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *