Tingkatkan Ketelitian Data, UPPKH Dinsos Gelar Rakon

oleh -167 views


PARIMO, Pospena.com- Unit Pelaksana Program Keluarga Harapan (UPPKH) Dinas Sosial Parigi Moutong, menggelar rapat koordinasi rapat koordinasi (Rakon) di Sekretariat UPPKH Bambalemo, Senin (21/20).

Rakon yang dilaksanakan sehari ini kata Operator Pelaksana (OP) UPPKH Dinsos Parigi Moutong, Ardiansyah Ardi, sebagai upaya meningkatkan ketelitian seluruh unsur UPPKH mulai dari OP dan pendamping PKH terkait dengan data keluarga penerima manfaat (KPM) PKH.

Khususnya kata Ardi dalam hal pemutahiran data. Pemutahiran data katanya merupakan hal wajib yang dilaksanakan pihaknya, karena ini menyangkut tentang keberlanjutan pemberian bantuan Kemensos RI kepada KPM.

Apalagi katanya, tidak menutup kemungkinan tahun depan (2019), pemberian bantuan PKH akan diberikan berdasarkan keberadaan komponen KPM, atau sama dengan mekanisme pemberian bantuan ini pada tahun tahun sebelumnya.

“Insya Allah pemberian bantuannya tidak akan disama ratakan lagi (flat) untuk semua KPM, tetapi diberikan sesuai komponen yang dimiliki keluarga tersebut,” kata Ardiansyah usai rakon.

Sehingga kata dia, data KPM yang di mutahirkan dalam Sistem Informasi PKH (SImPKH) harus benar benar valid, karena ini akan mempenagruhi besaran bantuan yang akan diberikan ke penerima nantinya.

Bila sebelumnya (tahun 2018), seluruh KPM diberikan bantuan 1 tahun Rp1.766.350 yang dibagi dalam empat tahap, maka tidak menutup kemungkinan tahun depan bantuannya akan bervariasi, tergantung jumlah komponen dalam keluarga tersebut.

Adapun komponen bagi KPM penerima bantuan PKH kata dia meliputi ibu hamil, ibu menyusui, balita, anak sekolah dari SD hingga SMA. Sedangkan untuk komponen lain yang sebelumnya masuk dalam komponen PKH yakni disabilitas (cacat) dan lanjut usia (lansia), akan dipisahkan atau tidak masuk lagi sebagai komoponen dalam PKH.

“Makanya, tidak menutup kemungkinan KPM yang hanya memiliki komponen disabilitas atau lansia, akan mendapatkan bantuan sendiri dan tidak masuk lagi dalam PKH. Sebab untuk kedua kategori tersebut, memiliki bantuan sendiri yang berasal dari salah satu Dirjen di Kemensos,” terangnya.

Dirinya berharap, seluruh OP dan pendamping PKH bisa terus memaksimalkan kinerjanya, terutama menyangkut tentang ketelitian pemutahiran data. Rakon tersebut juga dihadiri dua Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *