Dua Kecamatan di Parimo Bakal Terima Bantuan UEP

oleh -267 views
Kadis Sosial Parimo, Arman Maulana (Foto/Ist)


PARIMO, Pospena.com-Kementrian Sosial melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) penanganan fakir miskin perdesaan dan Direktorat Jenderal penanganan fakir miskin pesisir pulau-pulau kecil dan perbatasan antar Negara, tahun 2018 ini akan memberikan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk dua kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Parigi Moutong, Arman Maulana saat di temui usai mengikuti upacara gabungan OPD di kantor Bupati, Kamis (21/6) kemarin.

Arman mengatakan, UEP ini adalah bantuan sosial (Bansos) untuk masyarakat di Desa Tingkulang dan Biga Kecamatan Tomini juga Desa Eeya dan Ulatan di Kecamatan Palasa yang masuk dalam Basis Data Terpadu (BDT).

“Dalam waktu dekat ini tim dari pusat akan turun untuk melakukan verifikasi lapangan berupa bantuan usaha ekonomi produktif,” ujarnya.

Lanjut dia, bantuan UEP ini dikemas dalam bentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Sekitar enam ratus kepala keluarga atau enam puluh kelompok yang akan mendapatkan bantuan usaha ekonomi produktif.

Sebelum pemberian bansos tersebut kata dia,  petugas pendataan bersama pendamping melakukan verifikasi data, dan validasi, serta pemutakhiran data bagi calon penerima.

“Tim verifikasi nantinya akan memastikan kelayakan masyarakat penerima dengan melihat data dan bentuk usaha untuk mendukung penghasilan ekonomi keluarga,” kata dia.

Kemudian, data yang telah diverifikasi  dikirim secara online ke Kementrian. Data itu akan dianalisah bersama oleh tim pusat, provinsi, dan kabupaten untuk menentukan layak atau tidaknya menjadi penerima.

Ditanya terkait jenis Kube yang diusulkan, Arman mengatakan akan disesuaikan dengan usulan masyarakat sesuai dengan potensi sumber daya yang dimiliki. “Jadi usahanya nanti bermacam-macam sesuai dengan potensi yang ada di desa itu sendiri. Misalnya, kalau desa itu orientasi penghasilan mereka pesisir, berarti mereka diupayakan tidak jauh dari situ seperti pengumpulan ikan, pembuatan ikan asin dan boleh juga jual beli sembako dan lainnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *