Parigi Moutong genjot vaksinasi kejar target 70 persen

oleh -31 views

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus menggenjot program vaksinasi COVID-19 dalam rangka mengejar target 70 persen hingga akhir Desember 2021.
Vaksinasi yang dilakukan pemerintah setempat saat ini, merata dilakukan di seluruh desa di kabupaten itu.
“Kami optimis target ini bisa terpenuhi di akhir Desember nanti, sebab warga sangat antusias ikut berpartisipasi menyukseskan program vaksinasi,” kata Juru Bicara Satuan tugas percepatan penanganan COVID-19 Parigi Moutong Irwan yang ditemui di Parigi, Senin.
Ia menjelaskan, meskipun saat ini sudah berada di penghujung tahun, pemerintah setempat terus menggenjot gerakan vaksinasi masal di 278 desa di Parigi Moutong dengan melibatkan masing-masing Puskesmas.
Dari catatan Dinas Kesehatan setempat per tanggal 14 Desember, data sementara realisasi vaksinasi Parigi Moutong berada di angka 55,05 persen dari target sasaran sebanyak 323.177 jiwa.
Ia memaparkan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian dalam Negeri (Mendagri) telah memberikan penegasan kepada daerah yang tidak mencapai target vaksinasi tahun ini akan menangguhkan dan insentif daerah (DID).
“Sanksi seperti itu sebenarnya untuk memotivasi daerah memasifkan layanan vaksinasi. Kalau target vaksinasi ditetapkan Pemerintah Pusat memenuhi target tentunya berdampak positif terhadap daerah untuk meminimalisir penularan COVID-19,” ucap Irwan.
Guna mengejar ketertinggalan 15 persen, Pemerintah setempat dan Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) terus melakukan monitoring ke masing-masing desa untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik atau tidak.
“Kita masih memiliki kesempatan. Oleh karena itu, peluang ini harus diforsir semaksimal mungkin,” kata Irwan menambahkan.
Ia juga mengapresiasi langkah dilakukan pihak kepolisian melalui Polres setempat, yang telah mendukung penuh percepatan vaksinasi Parigi Moutong dengan melibatkan tim vaksinator Polda Sulawesi Tengah turun bergerak ke masyarakat.
“Paling tidak, masing-masing desa minimal 50 orang per hari divaksinasi dengan sisa waktu yang ada, bisa menutupi ketertinggalan target,” demikian Irwan.
Terlepas dari itu, Pemerintah setempat juga akan melakukan pertemuan bersama Forkopimda dalam rangka mengeluarkan kebijakan pengetatan kegiatan masyarakat di momen libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *