BNPB Terima Usulan PUPRP, Rp. 4 Miliar Lebih Untuk Tiga Jembatan Rusak Pasca Banjir

oleh -24 views
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parimo

Parimo,Pospena.com– Usulan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terkait pembangunan jembatan rusak pasca banjir melanda Eks kecamatan parigi beberapa bulan lalu, dari empat, ada tiga jembatan yang diusulkan dengan total anggaran Rp.4 Miliar lebih di terima Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), I Wayan Mudana di ruang kerjanya Rabu 4 November 2020. mengungkapkan, ada empat titik jembatan putus pascabanjir beberapa bulan, sepanjang tahun 2020 ini.

sebagai dinas teknis melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parimo mengusulkan Bantuan Dana Siap Pakai (DSP) kepada BNPB untuk tiga jembatan yang rusak.

“kita sudah dimintai data-data teknisnya dan itu sudah penuhi, data tersebut sudah dibawa langsung oleh Sekretaris BPBD Parimo ke BNPB. Sesuai info yang kami dapatkan bahwa dari empat titik jembatan yang kita usulkan itu. tiga yang disetujui oleh BNPB yakni jembatan Baliara-Parigimpu’u, jembatan Desa Air Panas dan Jembatan Desa Gangga,” Kata Wayan

Dia juga mengatakan, jembatan yang tidak disetujui yakni jembatan Desa Kayuboko, karena penanganannya kecil, nilai Pekerjaannya bisa dijangkau oleh anggaran kabupaten, dan itu sesuai hitungan dari BNPB. Selain itu, jembatan Kayuboko tidak memutus akses masyarakat. 

“Sehingga mereka (BNPB) tidak menyetujuinya. Tetapi ketiga jembatan yang mereka setujui itu betul-betul memutus akses masyarakat, sehingga tiga jembatan tersebut diprioritaskan pascabanjir beberapa bulan lalu,” ujarnya.

Wayan menambahkan, tiga jembatan tersebut memakan anggaran sebesar Rp. 4 miliar lebih. Pekerjaan jembatan Desa Baliara- Parigi Mpu’u Rp.3,5 miliar, jembatan Desa Air Panas Rp.300 juta dan jembatan Desa Gangga kurang lebih Rp.400 jutaan.

“Semoga tidak ada nanti perubahan dari BNPB, sesuai apa yang telah kita ajukan dan kita setujui,” tutur Wayan. (TM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *