Sepuluh Pasang Terjaring Razia Di Kos-Kosan, Satu Diantaranya Oknum Pegawai Dan Satunya Anak Pegawai.

oleh -284 views
Pasangan Diluar Nikah Terjaring Razia Di Kamar Kos.

PARIMO,Pospena.com – Razia Kos-kosan yang di gelar oleh Pemerintah Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Selama enam hari tersebut sejak tanggal 20 mei 2019 hingga 25 Mei 2019, membuahkan hasil, ketahuan sepuluh pasang yang asyik berduaan di dalam kos salah satu diantaranya oknum pegawai  Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP).

Ulfa selaku Kasi Trantib Kantor Camat Parigi usai menggelar Razia Kos kosan di desa Bambalemo kecamatan Parigi sabtu (25/05) malam sekitar jam 03.00 Wita mengatakan, bahwa dari hasil Razia tersebut selama Enam hari, pihaknya berhasil mengamankan Sepuluh Pasangan yang tidak sah di dalam Kos kosan maupun Penginapan.

“Kami menemukan sepuluh pasangan yang tidak Sah di sejumlah Kos kosan dan Penginapan yang berada di wilayah kecamatan Parigi, di Kelurahan Masigi kami mendapat Lima Pasangan yang tidak sah, kelurahan Kampal dua pasang, Kelurahan Maesa satu pasang, Desa Bambalemo satu pasang dan desa Ranomaisi satu pasang,”ucapnya.

Ulfa menegaskan, tujuan dilaksanakan Razia tersebut untuk menertibkan Kos kosan dan Penginapan khususnya yang ada di wilayah kecamatan Parigi, agar masyarakat yang tinggal di kos kosan maupun yang menginap di Penginapan tidak ada lagi melakukan hal hal yang dilarang agama atau penyakit masyarakat apa lagi di bulan Ramadhan.

” dilaksanakannya Razia itu, agar tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di kos kosan maupun di penginapan melakukan hubungan layaknya suami istri (Zina),”ujarnya

Lanjut, kegiatan ini merupakan Program pemerintah Kecamatan Parigi yang baru saja kita programkan di tahun 2019 ini, kegiatan ini di gelar tidak hanya dibulan suci Ramadhan akan tetapi berkelanjutan sampai ada masyarakat yang akan melapor ke pihak kecamatan.

“Program ini merupakan program yang sudah saya rencanakan sebelumnya, sehingga setelah ada pergantian Camat baru ini, alhamdulillah ibu camat mengiyakannya, dan Program Razia ini akan terus kami lakukan selama saya masih tugas di kantor camat parigi ini, karena program Razia ini adalah program di bidang saya sebagai Kasi Trantip,”jelasnya.

Saat Razia itu tidak hanya melibatkan pemerintah kecamatan parigi, namun pihak Kepolisian yang bertugas sebagai Babinkabtikmas, Anggota Koramil Parigi, dan Anggota Satuan Pol PP serta Aparat Kelurahan dan Desa juga ikut dalam proses penggrebekan itu.

TOMMY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *