Kapolres Parimo Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Tinombala 2022

oleh -61 views

POSPENA.COM, Parimo – Hari senin tanggal 3 oktober 2022, pukul 08.00 wita, bertempat di halaman Mako Polres Parimo berlangsung kegiatan apel gelar pasukan operasi zebra tinombala 2022 dalam rangka tertib berlalulintas guna mewujudkan kamseltibcar lantas yang presisi di wilayah Kab.Parigi Moutong.

Dalam apel gelar pasukan tersebut selaku Pimpinan Apel yaitu Kapolres Parimo AKBP YUDY ARTO WIYONO,SIK,MH, Perwira Apel yaitu Kasat Lantas Polres Parimo AKP MURIYANTO, Komandan apel yaitu KB0 Sat Lantas Polres Parimo IPDA ARMAN,SH.

Apel gelar pasukan dihadiri oleh Pabung TNI Wilayah Kab. Parigi Moutong LETKOL INF. GATOT SUBAGIO, SH,MSC, para PJU Polres Parimo bersama para perwira Polres Parimo, Perwakilan Dishub ABD MUTHALIB dan perwakilan jasa raharja IRWAN.

Peserta Apel gelar pasukan yaitu:

1 Peleton TNI Koramil Parigi

1 Peleton Sat Sabhara Polres Parimo

1 Peleton Sat Pol Air Polres Parimo

1 Peleton Staf Gabungan Polres Parimo

1 Peleton Sat Lantas Polres Parimo

1 Peleton Sat Intelkam Polres Parimo

1 Peleton Sat Reskrim Polres Parimo

1 Peleton Sat Narkoba Polres Parimo

1 Peleton Dishub Kab.Parimo

Apel gelar pasukan diawali dengan Laporan Perwira apel, Penghormatan Pasukan kepada Pimpinan apel, Laporan Komandan Apel, Penyematan pita operasi oleh perwakilan dari TNI, Polri, Dishub, dilanjutkan dengan amanat apel, Penghormatan pasukan, pembacaan doa, laporan komandan apel, laporan perwira apel dan pemeriksaan kendaraan dinas penunjang operasi.

Adapun amanat Kapolda Sulteng yang dibacakan Kapolres Parimo ahtara lain yaitu

Adapun tujuan dari pelaksanaan “operasi zebra – 2022”, adalah menurunnya angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Sedangkan sasaran operasi, yaitu; segala bentuk potensi gangguan (pg), ambang gangguan (ag) dan gangguan nyata (gn) yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas baik sebelum, pada saat maupun pasca “operasi zebra – 2022”. Adapun target operasi, yaitu; orang, lokasi, barang/benda yang dilakukan dengan secara tematik sesuai dengan karakteristik kerawanan daerah masing-masing.

Perlu diketahui bersama bahwa data jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan operasi zebra tahun 2021 adalah sebanyak 29 kejadian, mengalami penurunan sebanyak 5 kejadian atau turun 15%, apabila dibandingkan dengan periode tahun 2020 sebanyak 34 kejadian. Jumlah korban meninggal dunia pada pelaksanaan operasi zebra tahun 2021 sebanyak 7 orang, mengalami penurunan sebanyak 6 orang atau turun 46% dibandingkan periode tahun 2020 sebanyak 13 orang. Jumlah korban luka berat pada pelaksanaan operasi zebra tahun 2021 sebanyak 16 orang, sedangkan tahun 2020 sebanyak 19 orang, mengalami kenaikan sebanyak 3 orang atau 19%. Jumlah korban luka ringan operasi zebra tahun 2021 sebanyak 32 orang, sedangkan tahun 2020 sebanyak 36 orang, mengalami penurunan sebanyak 4 orang atau 19%. Untuk kerugian materiil pada pelaksanaan operasi zebra tahun 2021 sebanyak rp. 111.850.000,- sedangkan tahun 2020 sebanyak rp. 146.100.000,- mengalami penurunan sebanyak rp. 34.250.000,- atau 23%.

[12.48, 3/10/2022] sidik: dengan adanya penurunan, baik itu dakgar maupun laka lantas pada pelaksanaan operasi zebra – 2021 dan aplikasi irsms, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi zebra khususnya anggota polisi lalu lintas atas kinerjanya dan saya berharap pelaksanaan operasi zebra tinombala – 2022 ini, dapat lebih baik lagi.

Ditekankan selama pelaksanaan operasi zebra tinombala – 2022, yaitu:

1. Laksanakan tugas operasi dengan penuh rasa tanggung jawab, dasari kegiatan dengan niat sebagai ibadah semoga allah swt, tuhan yang maha esa meridhoi setiap pelaksanaan tugas kita;

2. Kedepankan sikap humanis (senyum, sapa, salam) dalam melaksanakan penindakan pelanggaran lalu lintas, baik yang bersifat teguran maupun penilangan elektronik/etle untuk mewujudkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam kamseltibcar lantas;

3. Laksanakan kegiatan edukasi kamseltibcarlantas kepada masyarakat secara intens dan massif khususnya kepada kaum milineal terkait disiplin berlalu lintas sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas;

4. Dalam pelaksanaan operasi ini harus sabar, memecahkan masalah dan komunikasi dengan baik. Karena apa yang kita kerjakan dan 

5. Lakukan koordinasi dan ke depankan sinergisitas dengan seluruh instansi terkait dan segenap elemen masyarakat untuk keberhasilan operasi;

6. Jaga keselamatan, tingkatkan kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang berniat melakukan kejahatan dan perbuatan negatif terhadap polri;

7. Utamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani sop operasi dan protokol kesehatan covid-19;

8. Selama pelaksanaan operasi hindari tindakan arogan dan pungli, lakukan operasi dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat;

9. Selama pelaksanaan operasi agar para komandan satuan melakukan pengawasan secara ketat di lapangan serta memberi tindakan tegas pada anggota apabila ada yang melanggar;

10. Dalam hal pemeriksaan kendaraan bermotor agar melibatkan anggota pom tni dalam rangka perkuatan unsur pelaksana operasi.

Sumber: HumasResParimo
SIDIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *