Antisipasi Banjir, PUPRP Parimo Kerahkan Excavator keruk Endapan dan Sampah di Drainase

oleh -4 views
Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) mengerahkan excavator untuk melakukan pembersihan kanal di pemukiman warga pesisir pantai Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi. Foto : ist

PARIMO,Pospena.com– Akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah ibu kota Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) kembali mengerahkan excavator untuk melakukan pembersihan kanal di pemukiman warga pesisir pantai Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi.

Di Kutip dari PUPRP Online, Rivai ST Msi, pelaksana tugas (Plt) kepala dinas PUPRP mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk mengeluarkan sampah-sampah yang sudah lama menumpuk dan endapan yang menutupi saluran air. Setiap curah hujan tinggi, air tidak dapat mengalir ke muara sehingga memicu terjadinya banjir.

“pemeliharaan drainase terutama kanal lama tertutup endapan maupun sampah. Sehingga kami pusatkan di sekitar patung ikan kelurahan kampal untuk penggalian endapan,”kata Rivai saat di temui di lokasi, Kamis(16/10).

Rivai, menghimbau masyarakat sekitar agar bisa menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan di saluran drainase.

“Ke depan kami tetap menghimbau kepada masyarakat agar jangan membuang sampah disaluran drainase dan secara rutin membersihkan saluran didepan rumah masing, sehingga saluran tetap terpelihara dan aliran air selalu lancar mengalir,” ujarnya.

Ia juga berharap masyarakat tidak mendirikan bangunan di atas kanal, karena selain melanggar aturan juga akan menyulitkan petugas ketika melakukan pembersihan kanal maupun drainase.

“Selain itu kami juga mengharapkan masyarakat tidak membuat toilet di atas kanal karena berdasarkan pemantauan di lapangan terlihat toilet warga berdiri di atas kanal, sehingga harus kami bongkar selain menyalahi aturan juga menghalangi pembersihan kanal,” pungkasnya. (TM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *