Dihantam Banjir Ratusan Rumah Terendam, Warga Dua Kelurahan Meminta PUPRP Adakan Saluran Pembuangan

oleh -63 views
Puluhan Rumah Di Perbatasan Kelurahan Kampal Dan Kelurahan Bantaya Terendam Air Setinggi 50 Centimeter. Foto : TM

PARIMO, Pospena.com- Lima jam diguyur hujan, ratusan rumah warga di Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Selasa 14/07/2020 terendam, untuk wilayag kota, yakni kelurahan bantaya dan kampal ketinggian air bervariasi hingga mencapai lutut orang dewasa.

Sementara di Desa olaya kampung nelayan, warganya terpaksa menyelamatkan diri dihalaman kantor Bulog, sedangkan untuk dua kelurahan tetap bertahan dirumah masing-masing menunggu air surut.

Fahrun, salah warga kelurahan bantaya yang ditemui media ini mengatakan, meluapnya air hujan yang ada di kelurahan bantaya akibat draenase yang tersumbat, sementara pembuangan hanya ada dua titik yang jaraknya kurang lebih satu kilometer.

“saya berharap dinas terkait yakni PUPRP bertanggu jawab untuk membuat saluran pembuangan, debit air yang besar akibat curah hujan tidak sesuai dengan debit air yang keluar menuju muara kecil, karena dua kelurahan hanya ada dua pembuangan yang jaraknya sangat jauh,”ucapnya.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parimo, Ardi Kadir yang dikonfirmasi Via Whatsaap terkait anggaran drainase yang ada di kelurahan, meminta pemerintah kelurahan (Pemlur) untuk mengusulkan melalui Musrembang, namun upaya itu sudah dilakukan oleh Pemlur sebelumnya, tetapi belum ada realisasinya.

“saya akan tanyakan dulu pihak keuangan terkait dana kelurahan untuk perbaikan Draenase, tetapi paling bagus buat profosal melalui Pemlur dan saya akan disposisi kepada dinas PUPRP dan Bapeda,”tegasnya.

Sementara, Rivai, Kadis Pelaksana Harian (PLH) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Parigi Moutong belum bisa dihubungi via telpon, karena terkendala jaringan.

TOMMY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *