100 Pekerjaan di Bidang Cipta Karya Bersuber Dari Dana DAK Senilai Rp 30 Miliyar

oleh -56 views
Vadlon : Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) kabupaten Parigi Moutong

PARIMO,Pospena.com- Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Manfaatkan tempat umum untuk pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK).

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya DPUPRP Parigi Moutong, Vadlon saat ditemui media ini diruang kerjanya Rabu (12/3).

Dia mengatakan, pada program kegiatan pembangunan MCK tahun ini, pihaknya lebih menyasar sejumlah tempat umum sebagai titik utama proyek pekerjaan yang tersebar dihampir seluruh Kecamatan di Kabupaten Parimo.

“Untuk pembangunan MCK kami lebih menyasar sejumlah tempat umum seperti tempat ibadah, sekolah, atau kantor desa,” ujarnya.

Pasalnya, program kegiatan yang sama pada tahun sebelum dengan lokasi titik pekerjaan disejumlah wilayah pemukiman penduduk dengan menyasar langsung kepada warga terkesan mubazir.

Kata dia, untuk kegiatan terkait MCK pada tahun anggaran 2020 yang dapat langsung dirasakan masyarakat, Bidang Cipta Karya DPUPRP Parimo telah memprogramkan kegiatan pembangunan tempat menampung kotoran (Sepiteng) kesejumlah rumah warga, bagi desa yang memprogramkan pembangunan Jambanisasi bersumber dari Dana Desa.

“Kami sudah mencoba tahun-tahun kemarin membangun MCK disejumlah itik lokasi pemukiman warga. Alhasil, MCK yang telah terbangun tidak termanfaatkan dengan baik,” terangnya.

Selain program MCK lanjut dia, tahun ini Cipta Karya DPUPRP Parimo juga memprogramkan kegiatan pembangunan drainase yang juga tersebar disejumlah kecamatan.

Dijelaskannya, program pembangunan drainase itu bersumber dari anggaran pokir sejumlah anggota legislatif (anleg).

“Kalau kegiatan drainase, itu dari aspirasi,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan jenis kegiatan yang melekat di bidang Cipta Karya DPUPRP Parimo, sekitar 100 kegiatan pekerjaan dari sejumlah program yang ditangani pihaknya bersumber dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 30 Miliyar.

Dia menambahkan, saat ini sejumlah kegiatan di bidangnya tersebut masih dapat dikatakan dalam tahapan perencanaan hingga proses lelang dilaksanakan.

“Insyaallah pertengahan Maret ini lelang dimulai. Kalau paket pekerjaan yang Penunjukan Langsung (PL) sebentar lagi sudah ada yang mulai jalan,” tandasnya.

TOMMY-BSR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *