Purnama : Urusan Dana Desa Bolano Tengah Kami Tidak Ikut Campur

oleh -240 views

PARIMO, Pospena.com – Terkait adanya dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) Bolano Tengah, Kecamatan Bolano pihak kecamatan yakni tim feripikasi  belum bisa menjawab hal itu, justru dalam pencairan dana desa, pihaknya tidak mau ikut campur.

Purnama selaku tim Verifikasi kecamatan yang di konfirmasi senin (15/07/2019) kemarin mengatakan, Bukti transparansi Dana Desa (DD) tahun 2018 dan 2019 di kantor camat bolano pihak kecamatan dalam hal ini hanya sebagai tim monitoring.

“terkait dana desa kami tidak ikut campur dalam pencairan dan penggunaannya, adapun transparansi pemajangan Baliho APBdes selama ini kami tidak mengetahui kalau Pemdes bolano tengah tidak memajangnya,”Ucap Purnama.

Dia menambahkan, untuk APBdes, LPJ dan Dokumen Laporan lainya akan kami usahakan untuk minta kepada  pihak pemerintah desa bolano tengah. adapun tentang  transparansi baliho APBdes selama ini kami tidak mengetahui kalau pemerintah desa bolano tengah tidak memasang baliho APBdes untuk transparansi agar masyarakat mengetahui kegiatan yang ada di desa.

“adanya dugaan temuan atau penyelewengan dana desa kami belum bisa menjawab, karena selama ini pihak pemerintah desa bolano tengah tidak menyerahkan APBdes kepada pihak kecamatan. dan dalam hal ini pihak kecamatan sama sekali tidak punya copyan APBdes  atau dokumen apapun dari pemerintah desa bolano tengah dari tahun 2018 sampai 2019 skrg ini,”ungkapnya

Sementara itu, Sopingi salah satu staf Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kecamatan bolano mengungkapkan, Pihaknya sudah bosan meminta APBdes Desa Bolano Tengah, bahkan kami dari pihak kecamatan sudah melayangkan surat namun sampai saat ini belum juga di penuhi.

“upaya kami untuk menyurati Pemdes Bolano Tengah sudah kami penuhi, namun keinginan kami untuk melihat dokumen APBdes atau LPJ akhir ataupun dokumen lainnya untuk di setor kepada kami di kecamatan itu tidak pernah ada,”kata Sopini.

Lanjut, Terkait hasil monitoring pekerjaan fisik tahun Juni 2018 kemarin, kami hanya di bawa oleh TPK ke lokasi pekerjaan tersebut. Yakni pekerjaan tanggul, pembuatan jaringan Wifi, pembuatan sumur dangkal dan sumur dalam.

“kalau yang bersifat pemberdayaan kami hanya di perlihatkan gambar perahu wisata lewat Hp. tanpa melihat langsung bentuk fisik perahu tersebut,  jadi kami tdk tahu pasti apakah perahu wisata tersebut ada atau tidak sama halnya dengan pemberdayaan lainnya, dan yang intinya saat monitoring kami hanya mengecek fisiknya saja,”jelasnya.

Sementara itu media ini kembali mengkonfirmasi Nisman selaku Sekdes melalui via tlpon dengan nomor vonsel 0853 4351 0xxx sebanyak tujuh kali tetapi tidak di angkat, sama halnya dengan kades Nomor vonselnya 0853 9416 1xxx. Namun tidak aktif.

ALJAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *